Terkini

Google Akan Mulai Blokir Iklan di Google Chrome Mulai Agustus 2020

Entah ini menjadi kabar baik atau buruk bagi sebagian orang, karena Google dikabarkan akan mulai memblokir iklan yang mengganggu ketika memutar video di youtube.

Tampaknya keputusan ini muncul setelah koalisi mengadakan penelitian untuk menentukan jenis iklan yang mengganggu pada konten video berdurasi kurang dari 8 menit. Mereka mengatakan bahwa iklan pre-roll yang tidak dapat dilewati selama 31 detik diawal video atau iklan yang bisa dilewati ditengah video adalah versi iklan paling banyak dibenci orang secara online.

Dikarenakan keputusan ini, Google akhirnya memutuskan untuk memblokir iklan secara default di Google Chrome. Blokir ini akan dimulai pada 5 Agustus 2020 dan Google akan mulai melihat lebih dalam bagaimana cara iklan didorong ke pengguna di Youtube untuk mengatasi keluhan ini.

“It’s important to note that YouTube.com, like other websites with video content, will be reviewed for compliance with the Standards. Similar to the previous Better Ads Standards, we’ll update our product plans across our ad platforms, including YouTube, as a result of this standard, and leverage the research as a tool to help guide product development in the future,” kata Google

Meskipun sekarang pengguna memang bisa melakukan blokir iklan dengan extensi pihak ketiga namun ekstensi blokir iklan tidak tersedia di Google Chrome versi Mobile. Selain itu, blokir iklan tidak berlaku juga di Platform Youtube Apps di iOS dan Android.

Google mengatakan bahwa Webmaster dan Content Creator harus mengawasi Ad Experience Report untuk membantu memahami jika Chrome mengidentifikasi adanya pelanggaran Ad Experience di situs mereka.

 “If you operate a website that shows ads, you should consider reviewing your site status in the Ad Experience Report, a tool that helps publishers to understand if Chrome has identified any violating ad experiences on your site. Starting this week, we’ll update the Ad Experience Report with information to help publishers resolve any issues with these new video standards currently on their site,” kata Google.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close